Berawal dari video cover di YouTube, Eltasya Natasha terus mengeksplorasi identitas musikal untuk menghadirkan lagu yang tak hanya enak didengar, tetapi juga mampu menyentuh emosi pendengarnya.
JAKARTA, 21 Oktober 2026 — Perjalanan Eltasya Natasha di industri musik Indonesia berawal dari langkah sederhana, yakni mengunggah video cover lagu di YouTube. Dari aktivitas tersebut, ia mulai mengikuti berbagai kompetisi musik hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menapaki industri musik profesional.
Kini, setelah melewati berbagai pengalaman dalam perjalanan kariernya, Eltasya semakin serius membangun karakter musikal yang dapat menjadi identitasnya sebagai seorang penyanyi.
Bagi penyanyi kelahiran 5 Juli 2000 ini, bernyanyi bukan sekadar tentang kemampuan vokal atau bagaimana sebuah lagu terdengar. Lebih dari itu, ia ingin setiap karya yang dibawakannya mampu menyampaikan emosi dan menghadirkan kedekatan dengan pendengar.
“Bernyanyi bukan cuma soal bagaimana orang mendengar suara kita, tetapi juga bagaimana mereka bisa merasakan sesuatu dari apa yang kita nyanyikan,” ungkap Eltasya.
Melalui musik, ia berharap dapat menjadi perantara bagi orang-orang yang ingin mengungkapkan perasaan, tetapi terkadang kesulitan menemukan kata-kata yang tepat.
Dari Cover YouTube hingga Menembus Kompetisi Internasional
Salah satu pengalaman penting dalam perjalanan musik Eltasya adalah ketika mengikuti kompetisi cover lagu On My Way, yang berkaitan dengan PUBG Mobile dan Alan Walker. Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai negara tersebut, Eltasya berhasil meraih gelar Final Winner.
Pencapaian itu menjadi salah satu momentum penting yang membuka jalan bagi perkembangan kariernya di dunia musik. Setelahnya, Eltasya mengikuti ajang pencarian bakat dan mulai mengenal lebih dekat dinamika industri musik profesional.
Berbagai pengalaman tersebut juga mengajarkannya bahwa perjalanan seorang musisi membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar.
“Aku belajar untuk lebih sabar, lebih menghargai perjalanan, dan tidak terlalu membandingkan prosesku dengan orang lain,” katanya.
Pada 2025, Eltasya memasuki babak baru dalam kariernya setelah bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Bersama label tersebut, ia merilis single berjudul Terpatri, yang menjadi bagian dari langkahnya dalam membangun karier sebagai artis rekaman.
Perjalanan ini sekaligus memberinya ruang untuk terus mengembangkan kemampuan, mengeksplorasi musikalitas, dan memahami arah yang ingin dituju sebagai penyanyi.

Membangun Identitas Musikal yang Khas
Seiring bertambahnya pengalaman, Eltasya mulai memberikan perhatian lebih pada identitas musikal yang ingin dibangunnya. Ia ingin memiliki karakter yang membuat pendengar dapat mengenalinya, bukan hanya melalui warna vokal, tetapi juga lewat interpretasi dan emosi yang dihadirkan dalam setiap lagu.
“Aku ingin punya karakter yang bisa membuat orang mengenali aku, bukan hanya dari suara, tetapi juga dari cara aku menyampaikan sebuah lagu dan emosi di dalamnya,” jelasnya.
Bagi Eltasya, menemukan karakter musikal bukanlah proses yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Ia masih terus mencoba berbagai pendekatan dan mengeksplorasi kemungkinan untuk menemukan gaya yang paling merepresentasikan dirinya.
Proses tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan seorang penyanyi. Sebab, identitas musikal tidak hanya terbentuk dari karakter suara, tetapi juga dari pemilihan lagu, cara menginterpretasikan lirik, hingga kemampuan menyampaikan cerita yang terasa dekat dengan kehidupan pendengar.
Ke depannya, Eltasya berharap musiknya dapat menjadi teman bagi orang-orang yang sedang melewati berbagai fase kehidupan. Ia ingin lagu-lagunya bisa hadir dalam momen bahagia, masa-masa sulit, maupun ketika seseorang berusaha memahami perasaannya sendiri.
“Aku ingin menyampaikan perasaan-perasaan itu lewat musik, agar orang yang mendengarkan bisa menemukan cerita mereka sendiri di dalam lagu-lagu aku,” ujarnya.
Bagi Eltasya Natasha, membangun karakter musikal bukan sekadar menemukan ciri khas sebagai penyanyi. Lebih dari itu, proses tersebut merupakan perjalanan untuk memahami diri sendiri, mengolah emosi, dan menyampaikan cerita melalui musik.
Dengan pengalaman yang telah dilalui, mulai dari mengunggah cover lagu di YouTube, memenangkan kompetisi internasional, hingga merilis single bersama label rekaman, Eltasya terus melangkah untuk menemukan identitas musikalnya. Ia berharap, karya-karyanya kelak tidak hanya dikenali melalui suara, tetapi juga melalui perasaan dan cerita yang tertinggal di hati para pendengarnya.
Tentang Eltasya Natasha
Eltasya Natasha adalah penyanyi Indonesia yang lahir pada 5 Juli 2000. Ia mengawali perjalanan musiknya melalui video cover lagu di YouTube, sebelum mengikuti berbagai kompetisi musik dan ajang pencarian bakat. Pada 2025, Eltasya bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia dan merilis single berjudul Terpatri sebagai bagian dari perjalanan kariernya di industri musik profesional.
Tentang Sony Music Indonesia
Sony Music Indonesia merupakan perusahaan rekaman yang berbasis di Jakarta dan bagian dari Sony Music Entertainment, perusahaan musik global yang berbasis di Amerika Serikat. Berdiri pada 20 Juni 1998, Sony Music Indonesia berperan dalam pengembangan talenta musik serta distribusi karya para artis di Indonesia, termasuk melalui berbagai platform digital.





