GERILYA MAGAZINE — Setelah melewati perjalanan panjang sejak November 1992, unit Old School Death Metal asal Jakarta, RITUAL DOOM, kembali menegaskan eksistensinya pada 2026. Bukan sekadar reuni untuk bernostalgia, band yang menjadi bagian dari generasi awal Death Metal bawah tanah Jakarta ini datang membawa sebuah pernyataan baru melalui album penuh bertajuk “RESURGAM”, yang dirilis melalui Newhope Records.
Didirikan di Jakarta pada November 1992, RITUAL DOOM tumbuh di tengah keterbatasan akses informasi dan distribusi musik ekstrem yang menjadi realitas scene underground pada era tersebut. Kaset bootleg, fotokopi fanzine, pertukaran rilisan, serta semangat Do It Yourself (DIY) menjadi bagian penting dalam membentuk identitas musikal dan perjalanan mereka.
Dengan karakter musik yang mentah, gelap, brutal, dan tanpa kompromi, RITUAL DOOM turut menjadi bagian dari geliat perkembangan Death Metal Indonesia pada dekade 1990-an. Salah satu tonggak perjalanan awal mereka ditandai melalui perilisan EP “Beginning of the End” pada 1997.
Setelah melewati periode tersebut, RITUAL DOOM memasuki masa hiatus panjang. Waktu berjalan, generasi berganti, dan lanskap musik ekstrem mengalami berbagai perubahan. Namun, fondasi yang dibangun sejak 1992 tetap menjadi bagian dari identitas band ini.
Kini, setelah lebih dari tiga dekade, RITUAL DOOM kembali dengan formasi VIVI (Guitars), ADEN (Guitars), YAFIE (Vocals), ERZI (Bass), dan BAGOEZ (Drums). Kehadiran “RESURGAM” menjadi penanda babak baru sekaligus kelanjutan perjalanan yang sempat tertunda.
Berisi delapan komposisi, “RESURGAM” mengangkat berbagai tema gelap seputar kehancuran, penderitaan, kemunafikan, kemerosotan moral, kebencian, kekuasaan, hingga pergulatan manusia menghadapi sisi tergelap kehidupannya.

Secara musikal maupun konseptual, album ini tidak dibangun semata-mata untuk mengejar romantisme masa lalu. RITUAL DOOM justru menjadikan pengalaman panjang dan energi yang terpendam sebagai bahan bakar untuk menghadirkan karya baru yang merepresentasikan sikap mereka hari ini.
Hal tersebut juga tercermin dalam pemilihan judul album. “RESURGAM” diadopsi dari frasa Latin yang merujuk pada gagasan kebangkitan. Bagi RITUAL DOOM, makna tersebut tidak hanya berbicara tentang kembali berdiri, tetapi juga refleksi atas keterpurukan, keputusasaan, kemarahan, dan berbagai bentuk kehancuran yang mengelilingi kehidupan manusia.
Delapan lagu di dalamnya memiliki sudut pandang dan karakter narasi berbeda. “Toxied” menyoroti kemunafikan dan kehancuran relasi antarmanusia, sementara “Memoar” berbicara tentang perjalanan, pengalaman, serta konsekuensi pilihan hidup. “Sabda Jalang” mengangkat persoalan kemerosotan moral, dominasi, manipulasi, dan penyalahgunaan kekuasaan.
Sementara itu, “Belati Jiwa” mengeksplorasi pergolakan batin dan penderitaan personal, sedangkan “Sekarat Terjerat” menggambarkan seseorang yang terperangkap dalam neraka adiksi. Nuansa kehancuran sosial dan runtuhnya nilai-nilai peradaban kemudian hadir melalui “Darkness Rising”.
Dua komposisi lainnya, “Ritual Ceremony” dan “Fresh Blood”, membawa narasi yang lebih ekstrem. Keduanya mengeksplorasi simbolisme kekerasan, dominasi, fanatisme, dendam, serta transformasi manusia ketika amarah dan hasrat kekuasaan mengambil alih kemanusiaan.
Berikut daftar lengkap lagu dalam album “RESURGAM”:
- Toxied
- Memoar
- Sabda Jalang
- Belati Jiwa
- Sekarat Terjerat
- Darkness Rising
- Ritual Ceremony
- Fresh Blood
Seluruh materi album “RESURGAM” direkam di Apache Studio sepanjang 2025–2026. Sementara itu, rekaman EP “Beginning of the End” pada 1997 dilakukan di Raflesia Studio.
Melalui “RESURGAM”, RITUAL DOOM memperlihatkan bahwa perjalanan sebuah band tidak selalu harus berakhir ketika waktu dan keadaan memisahkan para personelnya. Ada fondasi, identitas, dan semangat yang tetap bertahan, bahkan setelah melewati masa hiatus selama bertahun-tahun.
Kembalinya RITUAL DOOM bukan tentang membuka kembali arsip masa lalu, melainkan melanjutkan sesuatu yang belum selesai.
Lebih dari tiga dekade sejak awal kemunculannya, mereka kembali membawa karakter Death Metal yang gelap, mentah, brutal, dan tanpa kompromi.
RITUAL DOOM — RESURGAM.
The ritual continues.

DISKOGRAFI
- Beginning of the End — EP (1997)
- RESURGAM — Full-length Album (2026), Newhope Records
LINE-UP
- VIVI — Guitars
- ADEN — Guitars
- YAFIE — Vocals
- ERZI — Bass
- BAGOEZ — Drums
OFFICIAL LINKS & CONTACT
- Instagram: @ritualdoom
- YouTube: Ritualdoom92
- Email: ritualdoom92@gmail.com
- Phone: +62 813-2098-0072
PRESS CONTACT
RITUAL DOOM
Email: ritualdoom92@gmail.com
Phone: +62 81





