Synderesis Mortem Buka Gerbang Kebrutalan Lewat Single Perdana “Perpetual Torturous Savagery”

GERILYA MAGAZINE — JAKARTA. Skena slamming death metal Jakarta kembali kedatangan nama baru. Synderesis Mortem resmi memperkenalkan diri lewat single perdana berjudul “Perpetual Torturous Savagery”, yang dirilis bersama SynMor Records pada 17 Agustus 2026.

Sebagai karya pertama sekaligus pernyataan awal keberadaan band, lagu ini tidak datang dengan pendekatan yang ramah. Riff-riff liar, hentakan berat, dan atmosfer brutal menjadi fondasi Synderesis Mortem dalam menerjemahkan gagasan tentang the human condition—kondisi mendasar manusia yang menjadi salah satu pijakan lirik mereka.

“Perpetual Torturous Savagery” terdengar seperti upaya untuk membongkar berbagai eufemisme yang kerap digunakan untuk menutupi sisi gelap manusia. Musiknya dibuat agresif dan tanpa basa-basi, sementara kebrutalan yang menjadi karakter slamming death metal diposisikan bukan sekadar sebagai ornamen suara, melainkan bagian dari cara band menyampaikan gagasan.

Secara musikal, Synderesis Mortem menyerap pengaruh dari berbagai band pendahulu, baik dari Indonesia maupun mancanegara. Di antara referensi dari skena slamming death metal masa kini yang turut menjadi inspirasi mereka adalah Peeling Flesh, Extermination Dismemberment, Snuffed on Sight, dan Bodybox.

Namun, Synderesis Mortem tidak berhenti pada persoalan pengaruh. Mereka mencoba meramu berbagai referensi tersebut menjadi identitas sendiri dengan sound yang berat, kasar, dan tetap berpijak pada akar extreme metal.

“Perpetual Torturous Savagery is our first statement. We wanted the song to sound as brutal as its title suggests — heavy, violent, and completely unapologetic. This is only the beginning of Synderesis Mortem.”

Synderesis Mortem terbentuk di Jakarta pada pertengahan 2025. Band ini berawal dari inisiatif Septan dan Delhaye. Setelah melewati beberapa perubahan formasi, susunan personel akhirnya menemukan bentuk yang sekarang: Septan (vokal), Buday dan Delhaye (gitar), DQ (bass), serta Iboy (drum).

Dari formasi tersebut, Synderesis Mortem kemudian mulai menggarap materi yang menjadi fondasi musikal mereka: musik ekstrem yang berat, agresif, dan radix—mengakar.

“Perpetual Torturous Savagery” kini dapat didengarkan melalui sejumlah platform digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube, Bandcamp, dan SoundCloud.

Bagi Synderesis Mortem, single pertama ini bukan titik akhir. Justru sebaliknya, ini adalah pintu masuk untuk mengenalkan karakter mereka kepada pendengar musik ekstrem.

Dan seperti judul lagunya, mereka memilih membuka pintu itu dengan cara yang brutal.

INFORMASI RILIS
Artis: Synderesis Mortem
Asal: Jakarta, Indonesia
Rilis: “Perpetual Torturous Savagery”
Tanggal rilis: 17 Agustus 2026
Format: Single
Genre: Slamming Death Metal
Label: SynMor Records

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts