Kindergarten Rilis Monolog: Sebuah Perjalanan Batin dalam 8 Lagu

GERILYA MAGAZINE – Setelah setahun penuh drama — dari bass yang kosong, jadwal yang bentrok, sampai workshop lewat Zoom — akhirnya Kindergarten resmi merilis album kedua mereka, MONOLOG, hari ini di seluruh platform digital streaming.

“Monolog itu cara kita ngomong sama diri sendiri lewat lagu,” ujar Doli Galih (vokal) sambil tertawa. “Hasil dialog batin yang akhirnya keluar jadi delapan lagu yang saling terhubung.”

Album ini memang terasa seperti satu perjalanan hidup yang utuh: mulai dari mengejar cinta mati-matian di “KAMPIUN”, terjebak rutinitas hari Senin yang bikin pengen teriak di “SENEN”, hingga akhirnya bisa berkata “CUKUP” dan benar-benar “BAHAGIA” di akhir cerita.

Yang membuat Monolog terasa spesial adalah vibenya: matang, elegan, tapi tetap punya semangat menyenangkan khas Kindergarten. Musiknya sederhana dan tidak berlebihan, namun lebih dewasa dibanding karya mereka sebelumnya. Tiga single yang dirilis lebih dulu — “Bahagia”, “Kawan”, dan “Cukup” — langsung mendapat respons positif karena liriknya yang sangat relatable bagi para dewasa muda yang capek, tapi tetap ingin bahagia.

Proses pembuatan album ini sendiri penuh lika-liku. Kindergarten sempat vakum dari Desember 2024 hingga Februari 2025 karena posisi bass kosong. Masuknya Bam Adinegoro sebagai bassist tetap pada Maret 2025 menjadi titik balik penting. Dalam waktu hanya empat bulan, mereka berhasil menyiapkan tujuh lagu baru, melakukan rekaman pada Juni–Juli, dan merampungkan master pada 8 Agustus 2025.

“Kami sengaja nahan dulu rilisnya,” kata Ade Branuza (drum). “Kami mau lihat dulu respons dari tiga single. Ternyata orang suka, jadi kami lega banget.”

Monolog juga diperkaya dengan sejumlah kolaborasi menarik:

  • Yulianto (trombone) mengisi brass di hampir semua lagu kecuali “Bahagia”
  • Tanya Ditaputri (backing vocal) di “Cukup”
  • MasMo (keyboard) di “Bahagia”

Tracklist “Monolog”:

  1. KAMPIUN
  2. LESTARI
  3. SENEN
  4. STUPID
  5. KAWAN
  6. LEPAS
  7. CUKUP
  8. BAHAGIA
Aboet — gitaris lawas dari band UFO, yang kini memperkuat formasi Kindergarten

Album ini dirilis secara independen melalui Kindergarten Records, diproduseri langsung oleh band dengan bantuan mixing & mastering dari Wendy Dwi Aditya. Untuk kamu yang kangen brass-pop ceria ala Kindergarten era 90–2000-an, tapi dengan lirik lebih dewasa dan aransemen lebih rapi, Monolog adalah jawabannya di akhir 2025 ini.

Langsung dengarkan di platform favoritmu. Dan kalau hari Senin kamu lagi bete, coba putar “SENEN” — besar kemungkinan kamu bakal ngakak sendiri.

Kini Kindergarten juga diperkuat oleh Adi — atau yang lebih dikenal sebagai Aboet — gitaris lawas dari band UFO, grup ska-punk era 90-an yang dikenal lewat rilisan kompilasi Ska Klinik dan album Brutal Pop di bawah label Musica Studio. Kehadiran Aboet bukan hanya membawa napas nostalgia, tetapi juga menambah energi segar serta karakter musikal yang lebih fresh dalam formasi terbaru Kindergarten. Kombinasi pengalaman dan eksplorasi ini siap mendorong band menuju fase kreatif berikutnya.

Album Monolog akan diluncurkan pada acara Showcase: Kindergarten = Monolog, yang digelar Jumat, 5 Desember 2025, di GLAMZ, Jl. Pangeran Antasari No. 23, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Selain sesi bedah album Monolog, acara juga akan dimeriahkan oleh penampilan dari Kindergarten, Washtafel, Kebunku, dan Nuskantara Berdanska. Acara dimulai pukul 6 sore dan akan dipandu oleh MC Allay Error.

Selamat untuk Kindergarten! Album kedua ini bikin kita semua pengen bilang: “Cukup ngeluh, saatnya Bahagia.” (dod)

Follow Kindergarten:
Instagram, YouTube, TikTok: @kindergarten96band

Management:
Ade Branuza — 0812 9857 0726
Doli Galih — 0815 990 4843

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts