GERILYA MAGAZINE – Dari gelapnya fajar yang sunyi, sebuah kekuatan lama kembali bangkit. Band symphonic metal asal Bogor, Criatura, resmi membuka era baru perjalanan mereka dengan menyiapkan perilisan album penuh terbaru bertajuk In the Silence of the Dawn melalui Surau Records.
Terbentuk sejak tahun 2008, Criatura dikenal sebagai unit metal yang menggabungkan atmosfer kelam black metal dengan kemegahan orkestrasi serta semangat heroik power metal. Hasilnya adalah lanskap musik yang agresif, epik, dan sarat narasi konseptual.
Setelah cukup lama tenggelam dalam keheningan, kini Criatura kembali dengan energi baru. Album In the Silence of the Dawn disebut menjadi karya monumental yang mengeksplorasi tema kehancuran, kesadaran, hingga kelahiran kembali dalam dunia tanpa harapan. Sebuah fase di mana keheningan bukan akhir, melainkan awal dari kebangkitan.

Sebagai gerbang menuju album tersebut, Criatura lebih dulu melepas single perdana berjudul “Victory” yang hadir dalam format lyric video animasi melalui kanal YouTube resmi mereka dan Surau Records.
“Victory” bukan sekadar lagu tentang kemenangan, melainkan deklarasi takdir. Lagu ini membawa narasi tentang runtuhnya dunia lama dan bangkitnya entitas baru dari kehampaan. Dengan lirik penuh simbolisme, Criatura mengangkat tema nubuat, kehancuran, serta transformasi menuju bentuk eksistensi yang lebih gelap dan abadi.
Didukung komposisi megah, aransemen sinematik, atmosfer mencekam, serta nuansa epik khas mereka, “Victory” menjadi representasi kuat dari identitas baru Criatura.

Visual lyric video yang menyertai single ini juga dirancang memperkuat pengalaman musikal melalui pendekatan sinematik, simbol-simbol ritual, dan citra gelap yang selaras dengan konsep band.
Dengan perilisan tersebut, Criatura tak hanya menghadirkan musik, tetapi membangun dunia naratif di mana setiap rilisan menjadi bagian dari kisah besar yang terus berkembang.
Tagline mereka pun menegaskan arah baru itu:
“Born in silence. Crowned in victory.”

Perjalanan Panjang Criatura
Sebelum kembali bangkit, Criatura sempat merilis mini album Black Symphony pada 2011. Setahun berselang, mereka merilis Timeless Duality, split album bersama band atmospheric death metal asal Prancis, Agorphos.
Setelah vakum dari panggung dan festival sejak 2017, api Criatura ternyata belum padam. Pada 2023, mereka kembali aktif di bawah naungan Surau Records dan memulai kebangkitan baru yang kini mencapai puncaknya lewat perilisan album penuh perdana mereka pada 2026.
Formasi Criatura
- Helmy – Vocal
- Ruby Anggitha – Operatic Vocal
- Yudi – Guitar
- Ikhsan – Guitar & Bass
- Nos – Keyboard
- Rangga – Drum
Diskografi
- Black Symphony (EP, 2011)
- Timeless Duality (Split Album, 2012) bersama Agorphos (France)
-mIn the Silence of the Dawn (LP, 2026)
Media Sosial & Kontak
Instagram: @criatura_official
YouTube: Surau Records
Management: Zody Prasetyo
+62 896-2729-0852





