Thoryvodis Siapkan Single Baru 2026, War Black Metal Jakarta Kembali Kobarkan Perlawanan

GERILYA MAGAZINGE – Kancah musik ekstrem Tanah Air kembali mendapat kabar panas. Band war black metal asal Jakarta, Thoryvodis, memastikan akan merilis single terbaru mereka pada tahun 2026. Karya anyar ini disebut menjadi lanjutan dari perjalanan panjang band yang telah lebih dari satu dekade menghantam skena underground Indonesia dengan karakter musik brutal dan penuh amarah.

Terbentuk pada 1 Mei 2014 di kawasan timur Jakarta, Thoryvodis dikenal mengusung genre war black metal dengan lirik bertema perang, perlawanan, kritik sosial, hingga perjuangan. Nama Thoryvodis sendiri diambil dari bahasa Yunani yang berarti “berisik”, mencerminkan identitas musikal mereka yang agresif, liar, dan penuh energi destruktif.

Belum lama ini, Thoryvodis sukses memukau para metalhead saat tampil di Blacken Ritual Asia’s yang digelar oleh Black Anchour Production bersama Black Ustadz Production di Toba Dream Cafe. Penampilan mereka disebut menjadi salah satu momen eksplosif dalam perhelatan tersebut.

Sejak awal berdiri, Thoryvodis banyak terinspirasi oleh Infernal War. Formasi awal band ini dihuni oleh Rasyctor, Laureted, Blastdemon, Southern, dan Anwar Cimot.

Pada 2018, mereka merilis album debut War Division yang berisi delapan lagu dan satu intro. Meski saat itu mengalami pengurangan personel, rilisan tersebut tetap mendapat sambutan positif dari penikmat musik bawah tanah.

Setahun berselang, tepatnya 2019, Thoryvodis kembali menggempur lewat mini album Brigade Penghancur yang memuat empat track. Produksi materi kala itu masih digerakkan oleh dua personel inti, Rasyctor dan Laureted.

Perjalanan berlanjut pada Oktober 2022 melalui album ketiga Barisan Tempur, menghadirkan konsep yang lebih matang dengan intro, outro, serta delapan lagu utama yang semakin menegaskan identitas perang dalam musik mereka.

Memasuki 2025, band ini juga menyiapkan album keempat bertajuk Decade Of Invasion, sebagai penanda lebih dari 10 tahun eksistensi mereka di jalur ekstrem. Formasi terbaru diperkuat Mastherion (vokal), Rasyctor (gitar), Blastdemon (drum), dan Warghthodus (bass).

Untuk rilisan terbaru tahun 2026, Thoryvodis menjanjikan konsep yang lebih kuat, baik dari sisi musikal maupun pesan yang dibawa.

“Kami ingin menciptakan karya yang tidak hanya memukau secara musikal, tetapi juga mengajak pendengar untuk merenungkan makna di balik setiap konflik,” ujar Rasyctor, gitaris sekaligus penulis lirik.

Ia menambahkan bahwa lagu anyar tersebut akan merepresentasikan fase berbeda dalam peperangan, mulai dari persiapan, pertempuran, hingga dampak kehancuran yang ditinggalkan.

“Kami berharap pendengar dapat merasakan emosi yang kami tuangkan ke dalam setiap nada dan kata.”

Konsisten di Jalur Underground

Selain aktif merilis karya sendiri, Thoryvodis juga tercatat terlibat dalam berbagai album kompilasi internasional serta split album bersama band dari Thailand dan Malaysia. Langkah ini semakin memperkuat posisi mereka di skena black metal kawasan Asia Tenggara.

Dengan konsistensi, militansi, dan eksplorasi musik yang terus berkembang, single terbaru Thoryvodis pada 2026 diprediksi menjadi salah satu rilisan yang paling dinanti para penggemar musik ekstrem Indonesia.

Thoryvodis dapat dihubungi melalui email: thoryvodisjwbm@gmail.com.
Karya-karya mereka juga tersedia di berbagai platform digital seperti Spotify, SoundCloud, serta kanal YouTube resmi mereka.

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts