GERILYA MAGAZINE – Unit heavy/thrash metal pendatang baru, TANTRUM, resmi memperkenalkan eksistensinya di kancah musik keras Indonesia melalui perilisan single debut bertajuk “Pembodohan Massal”. Rilisan ini diluncurkan pada 1 April 2026 dan menjadi pembuka menuju album penuh dengan judul serupa yang akan segera dirilis melalui Surau Records.
Sebagai langkah awal, TANTRUM langsung menegaskan arah musikalnya yang berakar kuat pada heavy dan thrash metal, dikemas dengan pendekatan agresif, lugas, serta tanpa kompromi.
“Pembodohan Massal” diposisikan bukan sekadar single perkenalan, melainkan sebuah pernyataan sikap atas realitas sosial kontemporer. Melalui komposisi yang intens dan lirik yang tajam, TANTRUM mengangkat berbagai isu krusial seperti maraknya disinformasi, ketergantungan terhadap validasi digital, degradasi lingkungan, deforestasi, hingga kritik terhadap sistem dan otoritas yang dinilai berkontribusi pada penurunan kualitas nalar publik.

Pihak band menyebut bahwa lagu ini lahir dari akumulasi keresahan terhadap kondisi sosial yang semakin kompleks dan kontradiktif. “Pembodohan Massal” dihadirkan sebagai refleksi sekaligus peringatan atas fenomena kolektif yang terjadi di masyarakat.
Dipilih sebagai single utama sekaligus tajuk album debut, “Pembodohan Massal” dianggap paling merepresentasikan identitas TANTRUM yang mengedepankan karakter marah, kontemporer, dan konfrontatif. Album penuh yang tengah dipersiapkan akan memuat 10 trek, dengan eksplorasi tema seputar sisi gelap kemanusiaan dan kritik terhadap struktur sosial.
TANTRUM terbentuk pada tahun 2026 di Cilebut sebagai kolektif musik yang mengusung semangat perlawanan melalui medium distorsi. Formasi band ini terdiri dari:
Zody Prasetyo (vokal)
Armando Adhi Hilman (gitar)
Hilman (bass)
Helmy (drum)

Dengan latar belakang yang beragam, keempat personel menyatukan visi untuk menghadirkan karya yang tidak hanya solid secara musikal, tetapi juga relevan secara tematik.
Single “Pembodohan Massal” saat ini telah tersedia di berbagai layanan streaming digital, antara lain Spotify, Apple Music, serta YouTube Music.
Melalui rilisan perdana ini, TANTRUM menempatkan dirinya sebagai entitas baru yang patut diperhitungkan dalam lanskap musik metal nasional. Dengan pendekatan musikal yang agresif dan muatan kritik sosial yang kuat, “Pembodohan Massal” menjadi fondasi awal bagi langkah TANTRUM dalam membangun eksistensi di skena thrash metal Indonesia.





