GERILYA MAGAZINE — Band metal asal Bojonegoro, BEBAS PUKUL, resmi merilis album penuh terbaru mereka bertajuk Heavy Pressure. Album ini menjadi tonggak penting perjalanan BEBAS PUKUL sekaligus penegasan konsistensi mereka untuk terus bermusik di tengah tekanan perubahan, dinamika internal, dan realitas hidup yang tidak selalu berpihak selama beberapa tahun terakhir.
Dirilis secara resmi melalui label independen Tarrare Record, Heavy Pressure kini telah tersedia di berbagai Digital Store Platform (DSP) dan siap menjangkau pendengar metal secara global.
Bagi BEBAS PUKUL, Heavy Pressure bukan sekadar rilisan musik. Album ini adalah catatan proses bertahan—akumulasi dari fase pencarian, pergantian personel, hingga tekanan yang datang silih berganti. Selama naluri bermusik masih hidup, BEBAS PUKUL menegaskan bahwa mereka akan terus melangkah dan bersuara.
Proses Panjang di Balik Album Heavy Pressure
Pengerjaan album Heavy Pressure telah dimulai sejak 2022 melalui proses yang panjang dan penuh dinamika. Dalam perjalanannya, BEBAS PUKUL menghadapi berbagai kondisi yang tidak selalu bersahabat, termasuk pergantian personel yang turut memengaruhi arah kreatif album ini.
Namun dari tekanan tersebut justru lahir materi yang lebih matang, jujur, dan solid secara musikal. Masuknya drummer baru memberikan energi serta nuansa segar tanpa menghilangkan identitas heavy metal yang telah melekat sejak awal berdirinya band. Heavy Pressure menjadi fase baru yang merepresentasikan keteguhan sikap BEBAS PUKUL dalam menghadapi perubahan.
Arah Musik: Heavy Metal sebagai Akar, Eksplorasi sebagai Nafas
Secara garis besar, BEBAS PUKUL tetap mengakar kuat pada Heavy Metal sebagai fondasi utama. Namun dalam album Heavy Pressure, band ini menghadirkan spektrum musikal yang lebih luas. Beberapa lagu menggabungkan unsur hard rock, heavy metal klasik, thrash metal, hingga sentuhan groovy metal yang terasa semakin dominan dalam materi-materi terbaru.
Eksplorasi ini tidak lepas dari perkembangan selera bermusik para personel, dengan inspirasi dari band-band metal modern seperti Gojira dan Jinjer—dua nama yang dikenal mampu memadukan agresivitas, groove, dan dinamika emosional dalam satu kesatuan komposisi yang kuat.
Pendekatan tersebut membuat Heavy Pressure terdengar lebih dinamis, tanpa kehilangan karakter keras dan agresif yang sejak lama menjadi identitas BEBAS PUKUL.
Lirik: Penaklukan Hidup Melalui Pertarungan dengan Diri Sendiri
Dari sisi lirik, Heavy Pressure berbicara tentang penaklukan kehidupan yang berat melalui pertarungan dengan diri sendiri. Tema tekanan batin, konflik internal, proses bertahan, hingga usaha berdamai dengan realitas menjadi benang merah di hampir seluruh lagu.
Lirik-lirik dalam album ini lahir dari pengalaman personal dan refleksi mendalam para personel. Hasilnya, Heavy Pressure tidak hanya menyuguhkan musik yang keras secara sonik, tetapi juga jujur, relevan, dan emosional—menjadikannya sebagai ruang pelampiasan sekaligus pernyataan sikap.
“Ini bukan sekadar album. Ini adalah fase. Ini adalah pernyataan. Ini adalah ledakan yang lahir dari tekanan,” menjadi spirit utama yang mengalir di sepanjang rilisan ini.

Daftar Lagu Album Heavy Pressure (2026)
Album Heavy Pressure memuat sembilan lagu, terdiri dari materi baru serta beberapa single yang telah dirilis sebelumnya:
- Elegy Of Emptiness
- Revealed By Truth
- Worn
- Afirmasi
- Heavy Pressure
- 999
- Humans Fate (Single 2022)
- Primordial (Single 2021)
- Konfrontasi (Single 2020)
Kehadiran single Konfrontasi, Primordial, dan Humans Fate dalam format album penuh memperkuat narasi besar tentang tekanan, perlawanan, dan refleksi eksistensial yang menjadi benang merah perjalanan BEBAS PUKUL.
Tentang BEBAS PUKUL
BEBAS PUKUL adalah band metal asal Bojonegoro yang terbentuk pada tahun 2014. Sejak awal, mereka konsisten mengusung karakter musik yang agresif dan heavy, serta menjadikan musik sebagai medium sikap dan perlawanan.
Album debut Noise Vol. 1 (2018) menjadi titik awal penegasan identitas mereka—mentah, keras, dan sarat amarah. Sikap tersebut dilanjutkan lewat single Konfrontasi (2020), disusul Primordial (2021) yang merefleksikan naluri dasar manusia untuk bertahan dan melawan. Pada 2022, Humans Fate menghadirkan perenungan tentang takdir manusia yang kerap ditentukan oleh sistem, bukan pilihan personal.
Puncaknya, pada 2026, BEBAS PUKUL merilis album penuh Heavy Pressure—sebuah rekaman tentang tekanan panjang dari hidup, waktu, dan realitas yang terus menumpuk tanpa ampun. Album ini menjadi penegasan bahwa BEBAS PUKUL masih berdiri, masih bersuara, dan terus bergerak di tengah perubahan.
Personel BEBAS PUKUL
- Tendik Pristiwantoko — Guitar
- Faisal Agung Maulana — Bass
- Aldyra Yoga — Vocal
- Ulin Nuha — Drum
Informasi & Kontak Media
📧 Email: bebaspukultime@gmail.com
📸 Instagram: @bebaspukulheavy
📱 Kontak: 0857-3752-8535
Link Official
Bandcamp : https://bebaspukulofficial.bandcamp.com/
Bandcamp : https://tarrarecords.bandcamp.com/album/kansas-misuri-lo-que-perdimos (Tarrare Record)
Deezer : https://deezer.page.link/4PWVdpNJQzD8D84Q7
iTunes : https://music.apple.com/us/artist/bebas-pukul/1451087242
Joox : https://www.joox.com/id/artist/9aFrdoqHdmxLsyQhsvKWXw==
Tidal : https://tidal.com/browse/artist/10920983
Metal Archives : https://www.metal-archives.com/bands/Bebas_Pukul/3540498634
Youtube : BEBAS PUKUL OFFICIAL https://www.youtube.com/channel/UCiI1jy_eW0sGR9laSMiUTEQ/featured
Spotify : https://open.spotify.com/artist/4alsw0NqlezX9Ktl2Si7XV?si=S2m_SPNjTz6T9dmian2GuA&nd=1





