PARRICIDAL Rilis “THE BLOOD OF REVENGE”, Brutalitas Panggung Dumai Rebel Fest Diabadikan dalam Format Fisik

GERILYA MAGAZINE – Setelah bertahun-tahun menjadi salah satu nama yang konsisten bergerak di ranah underground Indonesia, PARRICIDAL, one man band death metal/deathgrind asal Sungai Guntung, Riau, akhirnya merilis album live recording bertajuk “THE BLOOD OF REVENGE”.

Dirilis dalam format fisik CD dan kaset melalui EDELWEISS PRODUCTIONS & RECORDS, album ini menjadi dokumentasi mentah sekaligus bukti brutalitas PARRICIDAL ketika tampil di Dumai Rebel Fest, 14 Oktober 2025.

Bukan sekadar rekaman konser, THE BLOOD OF REVENGE menangkap energi, keringat, suara bising, serta atmosfer liar yang terjadi di depan panggung. Lima lagu direkam untuk membawa kembali pendengar ke dalam situasi ketika PARRICIDAL mengoyak panggung Dumai.

Dalam pertunjukan tersebut, PARRICIDAL melibas lima materi:

  • Setetes Lendir
  • Psikologis Konflik Batin
  • Logika Yang Mati
  • Obsessed To Kill
  • Stabbed With A Knife feat. Jojo DOV

Seluruh audio direkam langsung dari mixer panggung dengan tambahan crowd microphone. Proses kontrol recording ditangani Nardi Noise Harmony, sementara proses mastering dipercayakan kepada SDP Record.

Hasilnya sengaja dipertahankan agar tidak kehilangan karakter aslinya.

“Aku mau pendengar ngerasain drum programming, sound gitar yang gahar, jeritan vokal, dan tembok suara persis seperti yang dirasakan di pit,” tegas EFFENDY.ARS.

Dengan pendekatan tersebut, THE BLOOD OF REVENGE tidak berusaha menjadi rekaman live yang terlalu bersih. Justru atmosfer panggung menjadi bagian penting dari album ini—liar, kasar, padat, dan tanpa kompromi.

One Man Band yang Menghancurkan Panggung Sendirian
Salah satu hal yang membuat penampilan PARRICIDAL menjadi perhatian di Dumai Rebel Fest adalah format pertunjukannya.

Sebagai one man band, seluruh perangkat musik PARRICIDAL digawangi oleh EFFENDY.ARS. Ia menangani drum programming, gitar, bass, sekaligus vokal.

Bagi Wak Ringga, ketua penyelenggara Dumai Rebel Fest, format tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan penampilan band underground pada umumnya.

“Bisa dikatakan aku baru melihat one man show secara live. Sebelumnya aku hanya melihat dua seperti BRAINSTORMING dan band yang lainnya. Tapi PARRICIDAL membuktikan kualitas yang berbeda—kejam, brutal dan sakit,” ungkap Wak Ringga.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bagaimana PARRICIDAL mampu mengubah konsep one man band yang biasanya identik dengan proyek rekaman menjadi sebuah pertunjukan panggung yang tetap terasa penuh dan agresif.

Visual Gelap untuk Darah dan Balas Dendam
Tidak hanya audio, identitas THE BLOOD OF REVENGE juga diperkuat melalui artwork yang digarap oleh GRAVEFATHER, gitaris GHASSAQ.

Visual album mengusung pendekatan monokrom brutal, dengan ilustrasi kerangka terbelah dan daging membusuk. Konsep tersebut merepresentasikan tema yang dibawa PARRICIDAL: balas dendam, konflik batin, serta logika yang telah mati.

Bagian depan menggunakan dominasi hitam legam, sementara bagian belakang tampil dengan warna merah darah. Kontras tersebut sengaja digunakan untuk menerjemahkan atmosfer amarah dan kekerasan musikal yang terjadi di panggung Dumai pada malam itu.

“Artwork ini bukan cuma gambar. Ini nisan untuk kemunafikan dan simbol kebangkitan scene,” jelas tim kreatif.

Dokumen Fisik dari Scene Underground
Di tengah era ketika musik semakin mudah dikonsumsi secara digital, keputusan PARRICIDAL merilis THE BLOOD OF REVENGE dalam bentuk fisik menjadi bagian penting dari perjalanan album ini.

CD hadir dalam format jewel case dan tersegel, sementara rilisan kaset juga disiapkan dalam jumlah terbatas. Bagi penggemar musik ekstrem dan kolektor rilisan underground, format fisik tersebut menjadi artefak yang merekam satu momen penting dari perjalanan PARRICIDAL.

Detail Rilis:
Judul: THE BLOOD OF REVENGE – Live at Dumai Rebel Fest 14 Oktober 2025
Format: CD Audio, Jewel Case, Segel & Kaset
Label: EDELWEISS PRODUCTIONS & RECORDS © 2026
Track: 5 lagu live
Feat: Jojo DOV
Recording: Nardi Noise Harmony
Mastering: SDP Record
Artwork: Gravefather / Gitaris Ghassaq
Instagram: @edelweissprods
Tersedia Terbatas

CD dan kaset PARRICIDAL – THE BLOOD OF REVENGE kini telah tersedia dalam jumlah terbatas.

Untuk pemesanan, distribusi/distro, maupun informasi mengenai agenda gig PARRICIDAL berikutnya, penggemar dapat menghubungi pihak band dan label EDELWEISS PRODUCTIONS & RECORDS melalui kanal resmi mereka.

Bagi PARRICIDAL, album ini bukan sekadar rekaman dari sebuah pertunjukan. THE BLOOD OF REVENGE adalah bukti bahwa brutalitas musik ekstrem masih bisa direkam, dikemas, dan diwariskan dalam bentuk fisik.

Dari Sungai Guntung, Riau, menuju panggung Dumai, kemudian dibekukan dalam CD dan kaset—lima lagu, satu manusia, dan satu tembok suara yang bernama PARRICIDAL.

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL
Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts