SMAPHUT: Bangkit dari Mati Suri

GERILYA MAGAZINE – SMAPHUT merupakan band death metal asal Jakarta yang pertama kali dibentuk pada tahun 1993. Formasi awal band ini terdiri dari Anjar (bass/vokal), Benk (gitar), dan Ook (drum). Sejak awal, SMAPHUT mengusung karakter musik death metal dengan sentuhan groove, menghadirkan riff-riff berat, ritme agresif, dan energi khas skena underground era 90-an.

Selama kurang lebih tiga tahun, SMAPHUT aktif berlatih dan menciptakan materi. Namun, pada tahun 1996, perjalanan band harus terhenti karena kesibukan masing-masing personel. Sejak saat itu, SMAPHUT memasuki masa vakum yang panjang hingga namanya perlahan menghilang dari peredaran.

Dua puluh tahun kemudian, tepatnya pada 2016, gitaris Benk mengambil inisiatif untuk membangkitkan kembali SMAPHUT dari nol. Ia membentuk formasi baru bersama Boet (vokal), Dafi (bass), dan Tobus (drum). Dengan semangat baru, mereka mulai rutin berlatih dan menyusun materi yang tetap mempertahankan identitas death metal SMAPHUT, namun dengan pendekatan yang lebih matang.

Setelah hampir satu tahun menjalani proses latihan dan penulisan lagu, SMAPHUT memasuki Studio Apache untuk merekam dua komposisi terbaru. Proses rekaman ditangani oleh Salim sebagai operator studio. Pada 16 Juni 2017, dua lagu tersebut berhasil diselesaikan, yaitu:

  • Aliran Sungai Darah
  • Saksi Bisu Pembantaian

Kedua lagu tersebut mengangkat tema tentang seorang psikopat yang mengalami penolakan dan keterasingan dari lingkungan sekitarnya. Tekanan batin yang berkepanjangan memicu halusinasi hingga ia memandang seluruh manusia sebagai musuh, yang kemudian berujung pada serangkaian pembunuhan brutal. Kisah kelam tersebut diterjemahkan melalui komposisi death metal yang padat, groove yang menghantam, serta atmosfer yang gelap dan intens.

Meski telah direkam sejak tahun 2017, kedua lagu tersebut baru resmi dirilis pada 2026 oleh Edelweiss Records, Jakarta, dalam format Promo CD 2026. Perilisan ini menjadi tonggak penting yang menandai kembalinya SMAPHUT ke skena underground Indonesia setelah melewati masa vakum yang panjang.

Kini, SMAPHUT kembali bersiap memasuki babak baru. Dengan line-up terbaru pada tahun 2026, band ini membawa energi baru, semangat baru, dan visi yang lebih besar untuk melanjutkan perjalanan mereka.

Target berikutnya adalah merilis album penuh (full-length album) yang akan menjadi representasi terbaik dari identitas musikal SMAPHUT.

Perjalanan ini belum berakhir. Ini adalah awal dari kebangkitan.

SMAPHUT IS BACK!

Stay Brutal. Stay Underground.

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts