GERILYA MAGAZINE – Kancah slamming brutal death metal Indonesia kembali mendapatkan amunisi baru. Band asal Tulungagung, Jawa Timur, Rottenectomy, resmi merilis album penuh kedua bertajuk “The Punishment of Hammergod” pada 16 Mei 2026. Album ini dirilis melalui kolaborasi dengan label independen asal Sarawak, Malaysia, Dropdead Distro, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikal trio ekstrem tersebut.
Rottenectomy sendiri terbentuk pada tahun 2020 dan mulai mencuri perhatian penggemar musik cadas lewat EP debut “Bestial Satisfaction” yang dirilis pada tahun 2023 melalui Maximamusic Pro. Kini, melalui “The Punishment of Hammergod”, mereka menghadirkan transformasi besar dari segi karakter, sound, hingga konsep musikal yang lebih matang dan agresif.
Konsep Akhir Zaman dalam Balutan Modern Slam
Berbeda dengan materi sebelumnya, album “The Punishment of Hammergod” membawa Rottenectomy memasuki wilayah Modern Slam, dengan pendekatan produksi yang lebih masif dan atmosfer yang lebih gelap. Album ini mengangkat kisah tentang peradaban manusia di penghujung zaman, ketika kehancuran, kerusakan moral, dan kekacauan telah mencapai titik yang tidak lagi bisa diperbaiki.

Dalam narasi yang dibangun, hukum dunia dianggap gagal menjalankan fungsinya. Ketika keadilan manusia tidak lagi mampu ditegakkan, maka “hukuman langit” hadir mengambil kendali secara mutlak. Tema-tema kemarahan, frustrasi, umpatan, keputusasaan, hingga kegelapan emosional menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan materi dalam album ini.
Visual album juga mendapat perhatian khusus. Artwork dikerjakan oleh Andik Godfinger, yang menghadirkan ilustrasi penuh imajinasi dan elemen fiksi kompleks, sehingga mampu memperkuat nuansa apokaliptik yang menjadi fondasi utama album.
Sentuhan Lokal dalam Track Andalan
Salah satu lagu yang diprediksi menjadi sorotan adalah “Tak Slamming Ndasmu!!!”. Track ini menghadirkan lirik berbahasa Jawa yang memberikan identitas unik sekaligus menjadi ciri khas tersendiri bagi Rottenectomy. Penggunaan bahasa daerah di tengah gempuran tema brutal dan slamming death metal membuat lagu ini tampil berbeda dibandingkan materi lainnya dalam album.
Selain itu, beberapa lagu juga menghadirkan kolaborasi dengan musisi dari band-band ekstrem Indonesia, memperkaya dinamika album secara keseluruhan.

Track List “The Punishment of Hammergod”
- Slammassacre (Intro)
- Tak Slamming Ndasmu!!!
- The Dance Maggot
- Legion of Headhunter
- The Punishment of Hammergod
- Wasteland (Description)
- Crushed Dickhead Motherfucker feat. Ardian
- Smashing Mouth of Bitch
- The Butcher From Hell feat. Jossi Bima
- Exitement in Human Splattered feat. Dheny
Formasi Rottenectomy
- Teddy – Vocal
- Tony – Guitars
- Wol – Drums
Dengan materi yang lebih matang, konsep yang kuat, dan produksi yang lebih modern, “The Punishment of Hammergod” menjadi langkah penting bagi Rottenectomy dalam memperluas jangkauan mereka di skena slam death metal Asia Tenggara.
Bagi para penggemar brutal death metal dan modern slam, album ini menjadi rilisan yang layak untuk disimak sebagai representasi evolusi Rottenectomy dari Tulungagung menuju level yang lebih ekstrem dan berkarakter.
Kontak Band
Teddy: 089681677888
Wol: 085746147740
Instagram: @rottenectomy_slam
YouTube: Rottenectomy_Slam
Facebook: Rottenectomy





