KURO! Tancap Gas di 2026, Band Melodic Punk Rock Jakarta Buka Babak Baru Lewat Album Self-Titled

GERILYA MAGAZINE – Di tengah derasnya gelombang musik keras yang terus berevolusi, nama KURO! kembali menggelegar membawa semangat lama yang tak pernah padam. Band melodic punk rock asal Jakarta yang terbentuk sejak 1998 ini resmi membuka lembaran baru melalui perilisan album keempat bertajuk KURO! pada tahun 2026.

KURO! lahir dari pertemanan antara Teddy dan Isan yang kemudian mengajak Rendy (Silly Riot, Paper Gangster) serta Jimy untuk melengkapi formasi awal. Nama band ini berasal dari sapaan spontan Teddy kepada Isan, istilah gaul khas anak muda Jakarta era itu. Tanda seru di belakang nama ditambahkan sebagai pembeda dari band punk legendaris asal Jepang, Kuro.

Perjalanan mereka bukan tanpa pergantian personel. Setelah Rendy dan Jimy hengkang, posisi mereka diisi Bisma dan Galih, rekan Teddy dari band Pandoraz. Formasi ini kemudian menelurkan debut album Forever Friends pada tahun 2001 lewat Pinball Records, sebuah rilisan yang menempatkan KURO! di jalur cepat skena punk independen Indonesia.

Pada 2002, Galih keluar dan digantikan Arief dari The Drama. Dua tahun berselang, KURO! merilis album kedua Ever Before melalui Simpleton Melodies Records (kaset) dan Deathkill Records (CD). Lagu seperti It’s My First Love & Broken Heart dan Ever Before menjadi anthem yang masih dikenang hingga kini.

Tak lama setelah album kedua, Isan memutuskan mundur dan digantikan Bonny (Lalahuta). Namun mesin KURO! justru semakin panas. Mereka aktif menggempur berbagai panggung, dari pensi Jakarta hingga luar kota, bahkan dipercaya menjadi band pembuka untuk nama-nama internasional seperti Skin Of Tears (Jerman), Not Available (Jerman), dan No Use For A Name (Amerika Serikat).

Setelah jeda panjang, KURO! bangkit lewat album ketiga Find Your Way pada 2012 melalui Hit N Run Records. Album ini bahkan dirilis ulang di Jepang setahun kemudian oleh Bells On Records, memperluas jejak mereka ke luar negeri.

Seiring waktu, Bisma dan Bonny memutuskan keluar dari band. Teddy pun menjadi satu-satunya personel yang mempertahankan bara KURO!, dibantu musisi additional demi menjaga nyala band tetap hidup.

Kesetiaan itu akhirnya berbuah manis. Pada 2022 mereka merilis single Kembali, dan kini di 2026 hadir album self-titled KURO! sebagai simbol kelahiran ulang. Dalam formasi anyar, Teddy menggandeng Ridwan pada gitar (Rejected Kids, Piddle) serta Adit pada bass/vokal (HONG!, Piddle).

Album baru ini menjadi sinyal bahwa KURO! belum selesai. Dengan semangat punk rock yang tetap liar, energi baru yang menyala, dan pengalaman hampir tiga dekade, KURO! siap kembali melibas panggung dan meneriakkan eksistensinya lebih keras dari sebelumnya.

Dari jalanan Jakarta menuju perjalanan panjang yang tak pernah tunduk, KURO! kembali hidup, kembali berisik, kembali menggigit.

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts