GERILYA MAGAZINE – Dalam rangka memperingati hari jadi komunitas Glagah Waru Grind Corpse (GGC), komunitas Pasukan Garda Hitam sukses menyelenggarakan sebuah event musik cadas bertajuk GLAGAH GRIND CORPSE #1: Parade Musik Metal, yang digelar pada tanggal 31 Agustus 2025 di Aula Balai Desa Glagahwaru, Undaan, Kudus.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan alternatif bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya, tetapi juga menjadi wadah penting bagi puluhan musisi muda dari berbagai sub-genre musik metal untuk unjuk karya dan memperluas jejaring komunitas.
“Kami ingin menciptakan wadah bagi para musisi muda untuk menampilkan karya mereka secara terbuka. Acara ini adalah bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekosistem musik yang sehat dan positif, di mana para pelaku seni bisa berkembang bersama,” ujar perwakilan panitia dari Pasukan Garda Hitam.

Event ini menampilkan line-up band cadas yang mengguncang panggung dengan energi penuh amarah dan semangat kreativitas, di antaranya:
- INSTIGATED
- ENDING STORIES
- KURIOZ
- BLEDOS VECTOMY
- CROAX
- CLITORISH
- Psychiatric Disease
- ASGHORE
- (D.O.T) Debris Of Ancestor
- Killer Of Gods
- Human Inslavement
- Horush DM
- Sensor Motorik
Tentang Glagah Grind Corpse dan Pasukan Garda Hitam
Glagah Grind Corpse adalah komunitas musik ekstrem berbasis di Kudus, Jawa Tengah, yang dikenal aktif dalam menggerakkan skena musik underground. Sementara itu, Pasukan Garda Hitam merupakan kolektif penggerak yang berfokus pada konsolidasi, edukasi, dan penguatan komunitas melalui event-event musik yang berbasis semangat solidaritas dan DIY (Do-It-Yourself).
Event ini menjadi bukti bahwa semangat kolektif dan solidaritas antar komunitas masih menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem musik yang berdaya dan inklusif di daerah.
Informasi dan Kontak Media:
📞 +62 857-4747-9776
🌐 Facebook: Unyil Bringaz





