TENGGOROKAN Kembali Menggila Lewat Album Baru “Masticate To Eyes”

GERILYA MAGAZINE – Dua dekade lebih telah berlalu sejak pertama kali nama Tenggorokan menggema dari Kediri, Jawa Timur. Namun waktu tak pernah berhasil meredam bara Deathmetal yang mereka usung. Band yang berdiri sejak tahun 2000 dan dikomandoi oleh Yahnes Kristanto alias Papi Yahnes ini kembali membuktikan eksistensinya lewat album terbaru bertajuk Masticate To Eyes yang dirilis pada tahun 2026 melalui BrutalMind Records.

Album ini bukan sekadar rilisan baru, melainkan manifestasi dari semangat yang terus menyala di tubuh Tenggorokan. Masticate To Eyes menjadi penegasan bahwa mereka masih berdiri kokoh di tengah perubahan skena Deathmetal yang semakin brutal dan kompetitif. Perubahan formasi dari filosofi “4-4-2” menuju “6-6-6” menjadi simbol transformasi mereka menuju amukan yang lebih liar, matang, dan destruktif.

Mengusung benang merah tentang api semangat yang tidak pernah padam di tengah kesibukan para personelnya, album ini hadir sebagai bukti bahwa Tenggorokan masih bernapas liar dan siap menghancurkan segalanya lewat dentuman Deathmetal bengis tanpa kompromi.

Proses pengerjaan Masticate To Eyes dimulai sejak tahun 2021. Seperti ritual mereka sebelumnya, seluruh materi dipersiapkan dengan matang sebelum dieksekusi di dapur rekaman. Di balik intensitas dan kehancuran yang tertuang di album ini, tersimpan pula cerita tentang tawa, persahabatan, dan kebahagiaan karena masih bisa terus berkarya bersama. Salah satu momen paling berkesan bagi mereka adalah dipertemukannya Tenggorokan dengan Coach Deni Lisain dari BrutalMind Records.

Sesi rekaman dilakukan di Volcanic Studio, Kediri, dengan pendekatan produksi yang lebih padat, agresif, dan brutal. Untuk karakter musiknya sendiri, Tenggorokan banyak menyerap pengaruh dari nama-nama besar seperti Cannibal Corpse, Cryptopsy, Suffocation, Gorgasm, Disavowed, hingga Pyaemia. Semua pengaruh tersebut dilebur menjadi identitas Masticate To Eyes yang buas, pekat, dan menghantam tanpa ampun.

Visual sampul album dikerjakan oleh Jon Zig dengan interpretasi visual mengerikan yang merepresentasikan atmosfer album secara sempurna. Sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Ultra Organic guna menghasilkan karakter suara yang masif dan menghajar telinga secara brutal.

Selepas perilisan album ini, Tenggorokan telah menyiapkan rencana tour sekaligus mulai merancang materi baru untuk rilisan berikutnya. Bagi mereka, api ini tak akan pernah padam.

Masticate To Eyes bukan hanya sebuah album, melainkan peringatan keras bahwa Tenggorokan masih haus berkarya dan belum selesai mencabik-cabik adrenalin para penikmat musik ekstrem.

Line Up Tenggorokan:

  • Yahnes Kristanto — Guitar & Vokal
  • Doni Wicaksono Jati — Bass & Vokal
  • Harispa Anugra — Drum

Diskografi:

  1. The End of Earth (EP, 2011 — Brutal Die Inc.)
  2. Execution of Death (Album, 2015 — Disembowel Records)
  3. Systematic Destruction (EP, 2018 — Deathwish Records)
  4. Masticate To Eyes (Album, 2026 — BrutalMind Records)

Media Sosial & Streaming:

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts