GERILYA MAGAZINE – Kancah musik ekstrem kembali mendapat warna baru lewat proyek metal mistis asal Bali, WALUNATENG DIRAH, yang resmi merilis single kedua berjudul Laughter in the Shadows: The Eternal Dirah. Lagu tersebut tersedia di seluruh platform musik digital sejak 28 Februari 2026, bersamaan dengan perilisan video lirik resminya.
Melalui rilisan ini, WALUNATENG DIRAH semakin menegaskan identitas musikal yang mereka sebut sebagai Balinese Mystical Metal, sebuah konsep yang meramu kebrutalan Black Metal dengan nuansa Dark Metal yang kelam, lalu disatukan oleh karakter pentatonik tradisional Bali. Filosofi utama proyek ini dirangkum dalam satu kalimat tegas: Melampaui Black Metal, Menuju Balinese Mystical Metal.
Single terbaru ini terinspirasi dari sosok legendaris Walunateng Dirah, figur penting dalam narasi spiritual Bali yang kerap dikaitkan sebagai manifestasi sisi bayangan Durga. Dalam interpretasi proyek ini, transformasi menuju Rangda tidak sekadar dipandang sebagai elemen horor, tetapi sebagai proses metafisis yang memuat kutukan, kekuasaan, serta pengetahuan sakral.

Secara musikal, Laughter in the Shadows: The Eternal Dirah dibangun dari riff black metal yang agresif, lapisan atmosfer dark metal yang menyesakkan, dan alur melodi yang mengadopsi rasa musikal Bali. Hasil akhirnya menghadirkan komposisi yang terdengar purba, brutal, mistis, dan penuh tekanan emosional.
Dari sisi lirik, lagu ini bergerak layaknya kronik malam yang menggambarkan bisikan dari perbukitan Dirah, kutukan yang menyebar tanpa rupa, hingga fase transformasi yang ditandai mantra Sanskerta serta ucap-ucap ritual Bali. Pada bagian penutup, Walunateng Dirah diposisikan sebagai entitas abadi—simbol bayangan, pengetahuan, dan kedaulatan spiritual yang melampaui rasa takut.

Artwork sampul single ini turut memperkuat narasi tersebut. Visual menampilkan sosok Walunateng Dirah dalam kondisi liminal, berada di antara manusia dan Rangda, antara kebijaksanaan dan kehancuran, antara sekala dan niskala. Pendekatan visual itu menjadi refleksi langsung dari filosofi dan identitas musik yang dibangun proyek ini.
WALUNATENG DIRAH sendiri lahir dari gagasan Kadek D. Putra Pande, yang juga dikenal dengan nama Nararya atau Brutalsick. Proyek ini pertama kali dirancang pada 8 Februari 2021 di tengah masa refleksi selama pandemi global, lalu dibangkitkan kembali pada 2024 sebagai manifestasi musikal yang berfokus pada eksplorasi jalur spiritual pengiwa dan pengetahuan terlarang.

Seluruh komposisi WALUNATENG DIRAH ditulis dan dimainkan sendiri oleh Nararya, menjadikan proyek ini sebagai ekspresi personal sekaligus ritual musikal yang menyalurkan warisan mistisisme Bali ke dalam bahasa ekstrem metal modern.
Setelah debut melalui single Whispers of the Leak, kini Laughter in the Shadows: The Eternal Dirah menjadi langkah lanjutan yang memperluas kuil sonik mereka, mengajak pendengar menyelami sisi gelap spiritual Bali dengan perspektif baru.
Informasi Rilisan:
• Judul: Laughter in the Shadows: The Eternal Dirah
• Artis: WALUNATENG DIRAH
• Format: Single Digital
• Tanggal Rilis: 28 Februari 2026
• Platform: Seluruh platform musik digital
• Tambahan: Video Lirik Resmi
Informasi Kontak
- Official Site: https://walunatengdirah.zya.me
- Facebook: https://facebook.com/walunatengdirah.official
- Instagram: https://instagram.com/walunatengdirah
- Site: https://sites.google.com/view/walunatengdirah
- Link: https://linktr.ee/walunatengdirah





