GERILYA MAGAZINE – Komunitas musik independen UTARA BERISICK akan menggelar acara musik ekstrem pada 28 Maret 2026 di Bumi Perkemahan Abiyoso, Menawan, Gebog, Kudus. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan skena musik keras di Kudus dan sekitarnya, dengan melibatkan berbagai band lintas daerah serta kolaborasi bersama pelaku usaha lokal.
UTARA BERISICK merupakan komunitas yang beranggotakan anak-anak muda dengan latar belakang beragam, mencakup berbagai subgenre seperti metalcore, death metal, black metal, dan lainnya. Komunitas ini lahir dari pertemuan berbagai ide dan dinamika antar-scene yang kemudian disatukan dalam satu wadah bersama.
Dalam pernyataannya, perwakilan komunitas menyampaikan bahwa UTARA BERISICK hadir sebagai ruang inklusif untuk menyalurkan kreativitas tanpa terikat pada idealisme genre yang kaku. Komunitas ini berkomitmen membangun lingkungan yang solid dan terbuka terhadap perbedaan, serta mendorong tumbuhnya kreativitas kolektif di kalangan generasi muda.
UTARA BERISICK memiliki visi menjadi salah satu pusat kegiatan budaya dan musik yang mampu mempersatukan berbagai segmen masyarakat Kudus, sekaligus menciptakan lingkungan kreatif yang dinamis dan memberdayakan potensi lokal.
Adapun misi yang diusung meliputi:
- Menghadirkan acara musik dan budaya yang berkualitas untuk menghibur serta menginspirasi masyarakat Kudus.
- Mendukung dan mempromosikan UMKM lokal melalui kolaborasi dalam setiap kegiatan.
- Memperkuat jaringan komunitas dan membangun hubungan yang erat dengan berbagai pihak.
- Membangun citra positif Kudus melalui kegiatan yang berdampak sosial dan budaya.

Acara yang dipresentasikan oleh Lereng Metal Corps ini akan menampilkan sejumlah band dari berbagai kota, antara lain:
- MESMERIC (Surabaya)
- FORDITY (Surabaya)
- PREDATOR (Malang)
- ASHGORE (Semarang)
- ALTARAVEN (Kudus)
- SUCK SYSTEM (Klaten)
- DEMET (Jepara)
- BLEDOS VECTOMY (Purwodadi)
- CROAX (Jepara)
- SATAN VENERATOR (Kudus)
- R.O.H (Kudus)
- GRAOTH (Kudus)
- AUSPICIOUS (Kudus)
- BATTLE HELL (Kudus)
Dengan menghadirkan band-band lintas kota di Jawa, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan komunitas musik ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif lokal.
Penyelenggara juga mengajak masyarakat untuk mendukung acara musik lokal sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekosistem kreatif di daerah. Gelaran ini terbuka bagi pecinta musik keras dan masyarakat umum yang ingin menyaksikan dinamika kreativitas generasi muda Kudus dalam suasana alam terbuka.






