Barabai Grind Fest 3 “Solidarity Through Noise” Siap Mengguncang Kalimantan Selatan

GERILYA MAGAZINE – Barabai kembali bersiap menjadi titik panas skena musik ekstrem Kalimantan dengan digelarnya Barabai Grind Fest 3 bertajuk “Solidarity Through Noise”. Event tahunan ini akan berlangsung pada 5 April 2026 di Balai Rakjat Barabai, mulai pukul 08.00 hingga 18.30 WITA.

Mengusung semangat solidaritas melalui distorsi dan agresi musikal, Barabai Grind Fest bukan sekadar panggung pertunjukan, tetapi juga ruang temu bagi para metalhead dari berbagai daerah. Tahun ini, line-up tidak hanya diramaikan oleh band lokal Barabai, tetapi juga menghadirkan kekuatan dari Kandangan, Banjarbaru, Banjarmasin, hingga Tenggarong, Kalimantan Timur.

Atmosfer kebersamaan menjadi ruh utama dalam gelaran ini. Di tengah kerasnya dentuman grindcore, death metal, dan berbagai subgenre ekstrem lainnya, festival ini menegaskan bahwa musik adalah medium pemersatu lintas latar belakang—tanpa sekat suku, ras, maupun agama.

Tak hanya itu, Barabai Grind Fest 3 juga menjadi panggung spesial bagi beberapa band yang baru saja merilis album terbaru mereka. Ini menjadikan festival ini sebagai momentum penting, baik bagi musisi maupun penikmat musik ekstrem untuk merayakan rilisan baru secara langsung di tengah energi crowd yang brutal.

Line-up Barabai Grind Fest 3:
Asbuntang, Soul In, Grind Orgasm, Saradipa Ethnic, Dying Flesh, Pagat Grind, Brutalizm, Demonic Consumed, Bestial Grind, Bacterial Vaginosis, Death Owl, Authentic Severity, Cerebral Edema, dan Intra Venom.

Acara ini digagas oleh komunitas Barabai Metal Syndicate, yang konsisten menjaga eksistensi skena bawah tanah di Kalimantan Selatan melalui event berkualitas dan penuh dedikasi.

Dengan konsep yang solid dan semangat kolektif yang kuat, Barabai Grind Fest 3 dipastikan menjadi salah satu perhelatan musik ekstrem paling dinanti di Kalimantan tahun ini.

Kirim info/artikel seputar band, wawancara rilisan, acara, reviews single/album atau opini ke gerilyamagazine@gmail.com

Related posts